biologi bab 1 kelas 10 Ruang Lingkup Biologi
BAB 1 BIOLOGI KELAS X (KURIKULUM 2013)
RUANG LINGKUP BIOLOGI
- UJI KOMPETENSI 1.1 s/d 1.5
- UJI KOMPETENSI BAB 1
- DATA GAMBAR BAB 1 (TABEL)
- DATA GAMBAR BAB 1 (PRESENTASI)
1. UJI KOMPETENSI BAB 1
Uji Kompetensi 1.1 (HAL 8)
11.
Jelaskan tahapan metode ilmiah
Jawab:
ü Merumuskan masalah
ü Mengumpulkan data melalui observasi
ü Menentukan dugaan sementara(hipotesis)
ü Melakukan penelitian atau eksperimen
ü Mengumpulkan data dari eksperimen
ü Menjawab pertanyaan yang dimasalahkan berdasarkan data yang
diperoleh dari eksperimen
ü Mengulang kembali eksperimen
22.
Sebutkan sikap ilmiah dalam
melakukan kegiatan eksperimen atau diskusi dan jelaskan pengertian dari sikap
ilmiah tersebut
Jawab:
·
Obyektif terhadap fakta: tidak
tergesa-gesa mengambil kesimpulan bila belum cukup data yang mendukung
kesimpulan tersebuut
·
Berhati terbuka: menerima
pandangan atau gagasan oranag lain
·
Tidak mencampur adukkan antara
fakta dan pendapat
·
Bersikap hati-hati
·
Sikap ingin menyelidiki atau
keingintahuan yang tinggi
·
Sikap menghargai karya orang
lain
·
Sikap tekun
·
Sikap berani mempertahankan
kebenaran dan menjangkau kedepan
Uji Kompetensi 1.2 (HAL 9)
11.
Apa yang dimaksud dengan
biologi?
Jawab:
Biologi adalah kajian
tentang kehidupan, organisme hidup termasuk struktur, fungsi, evolusi,
persebaran dan taksonominya
22.
Jelaskan kaitan antara biologi
dan perkembangan mikroskop
Jawab:
Biologi adalah ilmu yang
mempelajari tentang makhluk hidup dan kehidupan seiring berjalannya masa
perkembangan teknologi, maka terbuatlah mikroskop alat untuk melihat sesuatu
yang sangat kecil
33.
Tuliskan bidang kajian yang
dipelajari dalam cabang-cabang berikut ini
a.
Botani : tumbuhan
b.
Zoology: hewan
c.
Anatomi : bagian tubuh
d.
Sitologi : sel
e.
Teratology: perubahan formasi
dari sel, jaringan dan organ yang dihasilkan perubahan fisiologi dan biokimia
f.
Ekologi : timbal balik(makhluk hidup)
g.
Morfologi : bentuk dan ciri
luar organisme
h.
Fisiologi : fungsi kerja tubuh
i.
Farmakologi : obat-obatan,
interaksi & efek
j.
Taksonomi: sistematika makhluk
hidup
Uji Kompetensi 1.3 (HAL 15)
11.
Tuliskan urutan tingkat organisasi
dalam kehidupan dan jelaskan pengertian dari setiap tingkatan organisasi
kehidupan tersebut
Jawab:
1.
Molekul
Organisasi kehidupan dari tingkat molekuler didasarkan bahwa setiap mahluk hidup tersusun oleh molekul organik sebagai dasar penyusunnya. Molekul organik (biomolekul) yang kompleks pada mahluk hidup contohnya seperti asam nukleat (DNA dan RNA), protein, karbohidrat,lemak dan vitamin. Molekul organik berfungsi untuk mengontrol struktur dan fungsi tiap komponen-komponen sel.
Organisasi kehidupan dari tingkat molekuler didasarkan bahwa setiap mahluk hidup tersusun oleh molekul organik sebagai dasar penyusunnya. Molekul organik (biomolekul) yang kompleks pada mahluk hidup contohnya seperti asam nukleat (DNA dan RNA), protein, karbohidrat,lemak dan vitamin. Molekul organik berfungsi untuk mengontrol struktur dan fungsi tiap komponen-komponen sel.
2. Organel
Organel adalah bagian penyusun dari sel yang tersusun dari berbagai macam molekul organik yang memiliki fungsi berbagai macam. Contoh organel sel adalah:
Organel adalah bagian penyusun dari sel yang tersusun dari berbagai macam molekul organik yang memiliki fungsi berbagai macam. Contoh organel sel adalah:
·
Mitokondria:
menghasilkan energi
·
Ribosom:
sintesis protein
·
Badan golgi:
ekskresi sel
·
Retikulum
endoplasma: transportasi dalam sel
3. Sel
Organisasi kehidupan tingkat sel didasarkan bahwa
sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil. Mahluk hidup bersel satu
seperti bakteri, protozoa, dan alga melakukan aktivitas metabolismenya dengan
sebuah sel saja. Sementara mahluk hidup bersel banyak seperti tumbuhan dan
hewan memiliki sel dengan berbagai bentuk dan fungsi yang berbeda-beda.
4. Jaringan
Struktur organisasi kehidupan tingkat jaringan adalah kumpulan berbagai macam sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Sekumpulan sel tersebut membentuk pola yang sama dengan fungsi yang sama. Jaringan berperan membentuk struktur dasar pada bagian tubuh mahluk hidup. Contoh organisasi kehidupan tingkat jaringan adalah:
Struktur organisasi kehidupan tingkat jaringan adalah kumpulan berbagai macam sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Sekumpulan sel tersebut membentuk pola yang sama dengan fungsi yang sama. Jaringan berperan membentuk struktur dasar pada bagian tubuh mahluk hidup. Contoh organisasi kehidupan tingkat jaringan adalah:
·
Jaringan
hewan: jaringan epitel, jaringan otot, jaringan saraf, dan
jaringan ikat.
·
Jaringan
tumbuhan: jaringan meristem, jaringan epidermis, dan jaringan pengangkut.
5. Organ
Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki
peranan tertentu. Tiap organ memiliki fungsi untuk menyokong kehidupan suatu
mahluk hidup. Keberadaan organ menjadikan mahluk hidup memiliki fungsi
fisiologis terhadap kondisi lingkungannya. Contoh organisasi tingkat organ
adalah:
·
Organ hewan:
jantung, paru-paru, lambung, ginjal, mata, dll.
·
Organ
tumbuhan: akar, daun, batang, bunga.
6. Sistem Organ
Tingkatan organisasi kehidupan pada sistem organ terdiri dari berbagai organ yang saling tersusun membentuk sistem tertentu yang saling berinteraksi. Adanya interaksi berbagai organ dengan tujuan yang sama akan membentuk satu kesatuan fungsional bagi keberlangsungan hidup suatu mahluk hidup. Sebagai contoh sistem peredaran darah yang terdiri dari organ jantung dan pembuluh darah vena, arteri, dan kapiler. Contoh tingkatan organisasi kehidupan sistem organ adalah:
Tingkatan organisasi kehidupan pada sistem organ terdiri dari berbagai organ yang saling tersusun membentuk sistem tertentu yang saling berinteraksi. Adanya interaksi berbagai organ dengan tujuan yang sama akan membentuk satu kesatuan fungsional bagi keberlangsungan hidup suatu mahluk hidup. Sebagai contoh sistem peredaran darah yang terdiri dari organ jantung dan pembuluh darah vena, arteri, dan kapiler. Contoh tingkatan organisasi kehidupan sistem organ adalah:
·
Sistem organ
hewan: sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem reproduksi.
·
Sistem organ
tumbuhan: sistem transportasi, sistem transpirasi.
7.
Organisme (Individu)
Pada tingkat ini, organisme atau individu adalah suatu satuan mahluk hidup yang tersusun secara kompleks dengan berbagai macam sistem tubuh yang saling mendukung. Dari tingkatan molekul hingga sistem organ memberikan daya dukung untuk hidup dan berinteraksi dengan sekitar.
Pada tingkat ini, organisme atau individu adalah suatu satuan mahluk hidup yang tersusun secara kompleks dengan berbagai macam sistem tubuh yang saling mendukung. Dari tingkatan molekul hingga sistem organ memberikan daya dukung untuk hidup dan berinteraksi dengan sekitar.
8.
Populasi
Populasi adalah kumpulan sekelompok organisme sejenis di suatu tempat dan waktu yang sama. Contoh sekumpulan manusia di suatu desa/kota, sekumpulan gajah di padang rumput, dan sekumpulan padi di sawah.
Populasi adalah kumpulan sekelompok organisme sejenis di suatu tempat dan waktu yang sama. Contoh sekumpulan manusia di suatu desa/kota, sekumpulan gajah di padang rumput, dan sekumpulan padi di sawah.
9. Komunitas
Komunitas adalah kumpulan populasi dari berbagai
spesies di suatu waktu dan tempat yang sama. Sebagai contoh suatu sawah
terdapat populasi padi, populasi belalang, populasi semut, populasi alga hijau,
dan lainnya. Tiap komunitas terdapat interaksi pada antar populasinya.
10. Ekosistem
10. Ekosistem
Ekosistem adalah interkasi antara berbagai populasi
penyusun komunitas dengan lingkungan abiotiknya (udara, air, tanah, sinar
matahari). Tingakatan ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara komponen
biotik (mahluk hidup) dengan abiotik yang saling berinteraksi membentuk kondisi
tertentu. Ekosistem terdiiri dari alami dan buatan. Contoh ekosistem yakni
ekosistem sungai, ekosistem pantai, ekosistem hutan, ekosistem sawah, ekosistem
tambak.
11. Bioma
11. Bioma
Bioma adalah kumpulan ekosistem terestrial yang
melingkupi wilayah yang luas yang pada umumnya dipengaruhi oleh iklim regional
sehingga terdapat tumbuhan dan hewan khas yang mampu beradaptasi dengan
lingkungannya. Pengelompokan bioma berdasarkan vegetasi yang mendominasi bioma
tersebut. COntoh bioma adalah gurun, padang rumput, tundra, taiga, hutan gugur,
hutan hujan tropis.
12. Biosfer
Biosfer adalah bumi yang di dalamnya berisi seluruh kehidupan. Pada tingkatan ini, seluruh kehidupan di bumi membentuk satu kesatuan utuh yang interkasinya skala global.
12. Biosfer
Biosfer adalah bumi yang di dalamnya berisi seluruh kehidupan. Pada tingkatan ini, seluruh kehidupan di bumi membentuk satu kesatuan utuh yang interkasinya skala global.
22.
Apa yang dimaksud dengan rantai
makanan dan jarring-jaring makanan
Jawab:
- Rantai makanan adalah jalur makanan dan dimakan dari organisme pada suatu tinkat trofik ke tingkat trofik berikutnya membentuk urutan dan arah tertentu
- Jaring-jarin makanan adalah alur proses makanan dan dimakan makhluk hidup dalam suatu ekosistem
Uji Kompetensi 1.4 (HAL 18)
11.
Jelaskan manfaat biologi dalam kehidupan
sehari-hari
Jawab:
·
Pemupukkan
·
Penggunaan bibit tanaman unggul
·
Cara membrantas hama
·
Pasca panen
·
Teknologi panen
Menerapkan pengetahuan cabang-cabang biologi seperti zoology,
anatomi hewan, fisiologi hewan, genetika, biologi reproduksi, embriologi, dan
biologi molekuler atau rekayasa genetika
·
Pencangkokan (transplatasi) organ
·
Teknik fertilisasi invitro
·
Pembuatan antibiotic/vaksin
Ø Makanan:
produk-produk makanan (yoghurt, tempe, kecap, dll)
Ø Obat-obatan:
-hormon insulin sintesis
-antibiotik
-vaksin
22.
Jelaskan keterkaitan antara
pemanfaatan bioteknologi dan keseimbangan lingkungan
Jawab:
Keterkaitannya adalah
dengan adanya beberapa bakteri seperti bacillus thuringensis dapat dimanfaatkan
sebagai pembasmi hama yang menguntungkan bagi petani juga ramah lingkunga,
selain itu, melalui aktivitas beberapa bakteri, manusia bisa memanfaatkan
kemampuan bakteri itu untuk memisahkan besi-besi berbahaya dalam limbah pabrik
sehingga limbah tersebut menjadi lebih ramah lingkungan
Uji Kompetensi 1.5 (HAL 24)
11.
Gambarlah symbol bahan kimia yang anda
ketahui
Jawab:
22.
Jelaskan aturan kerja di laboratorium
Aturan Kerja di Laboratorium
Untuk mempersiapkan Anda agar bekerja secara aman di laboratorium, baca
peraturan-peraturan keselamatan kerja berikut.
a. Peringatan Umum
§ Baca semua petunjuk suatu percobaan sebelum memulai kegiatan. Jika merasa
ragu-ragu atau ada yang tidak mengerti mengenai suatu bagian dalam percobaan,
bertanyalah untuk meminta bantuan guru atau pembimbing.
§ Dilarang melakukan kegiatan yang tidak ditentukan atau diizinkan oleh guru.
Dapatkan izin sebelum melakukan percobaan sendiri. Jangan menggunakan peralatan
tanpa izin khusus.
§ Dilarang makan dan minum di dalam laboratorium.
§ Bawa buku catatan dan penuntun kegiatan atau prosedur kerja laboratorium.
Semua barang lain, seperti tas, dompet, laptop, handpone harus diletakkan di
tempat yang sudah ditentukan.
§ Tidak bermain-main di laboratorium serta jaga kebersihan dan kerapihan
laboratorium.
b. Aturan Berpakaian
§ Gunakan jas labaoratorium atau baju pelindung. Hindari penggunaan sepatu
atau sandal yang terbuka.
§ Untuk melindungi kecelakaan yang menenai mata, gunakan kacamata pengaman.
§ Ikat rambut panjang untuk menghindarkannya dari bahan-bahan kimia, api,
atau peralatan.
§ Lepaskan perhiasan atau barang yang dapat jatuh dan mengenai bahan kimia,
atau peralatan.
c. Keselamatan Peralatan
§ Gunakan peralatan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan.
§ Pastikan alat yang akan digunakan lengkap. Tanyakan pada guru apabila
dibutuhkan peralatan yang belum ada atau belum Anda ketahui.
§ Catat semua jenis, spesifikasi, dan jumlah alat yang akan digunakan.
Laporkan hasil catatanmu kepada guru atau petugas laboratorium.
§ Sebelum melakukan percobaan, mintalah petunjuk pada guru mengenai cara
menggunakan alat tersebut.
§ Kembalikan peralatan tersebut pada tempatnya secara tertib. Kemudian,
laporkan kepada guru atau petugas laboratorium bahwa alat telah tersimpan pada
tempatnya.
d. Keselamatan Kerja dalam Menggunakan Panas atau Api
§ Dilarang menggunakan sumber panas, seperti alat pembakar, pelat panas, atau
lilin tanpa perintah untuk melakukannya.
§ Singkirkan bahan-bahan yang mudah terbakar dari api.
§ Sebelum menggunakan alat pembakar pastikan Anda mengetahui cara menyalakan
dan memperbesar nyala api. Jangan meninggalkan alat pembakar dalam keadaan
menyala tanpa pengawasan.
§ Bahan kimia dapat memercik atau meluap dari tabung reaksi yang sedang
dipanaskan. Jika memanaskan suatu bahan kimla dengan menggunakan tabung reaksi,
pastikan mulut tabung reaksi tidak mengarah kepada Anda dan orang lain.
§ Jangan memanaskan cairan dalam wadah tertutup.
e. Penggunaan Bahan Kimia secara Aman
§ Gunakan bahan-bahan kimia yang diperlukan dalam kegiatan. Baca dan teliti
ulang label-Label pada botol sebelum menggunakan bahan kimia.
§ Lebih berhati-hati dalam bekerja menggunakan bahan kimia asam atau basa.
§ Jika Anda akan mencampur asam dengan air, tuangkan air ke dalam wadah
terlebih dahulu, baru tambahkan asam ke dalam air. Jangan tuangkan air ke dalam
asam.
§ Buang semua bahan kimia seperti diperintahkan oleh guru.
§ Jika terdapat percikan asam yang mengenai kulit atau baju Anda, segera
basuh dengan air dan beritahulah guru Anda mengenai percikan asam yang terjadi.
f. Penggunaan Alat Gelas secara Aman
§ Gunakan alat gelas yang diperlukan sesuai dengan kegiatan.
§ Jangan gunakan alat gelas yang pecah. Jika ada alat gelas yang pecah segera
beritahu guru dan buang alat gelas pecah tersebut dalam wadah tempat pembuangan
pecahan alat gelas. Jangan membuang pecahan alat gelas tanpa alat pelindung.
§ Jika Anda akan menggunakan alat pembakar di laboratorium gunakan alat
pembatas untuk melindungi alat gelas dari api secara Iangsung. Jangan
memanaskan alat gelas yang permukaan luarnya basah.
§ Ingatlah bahwa alat gelas yang panas tampaknya dingin. Jangan menggunakan
alat gelas tanpa memeriksa terlebih dahulu apakah alat gelas tersebut dalam
keadaan panas atau dingin.
§ Jangan memasukkan dengan paksa tabung gelas atau termometer ke dalam sumbat
karet atau tabung karet. Apabila Anda mendapatkan kesulitan, mintalah bantuan
kepada guru untuk memasukkan tabung gelas atau termometer tersebut.
§ Jangan makan dan minum menggunakan alat gelas laboratorium.
§ Bersihkan alat gelas secara keselurhan sebelum menyimpannya kembali.
g. Penggunaan Peralatan yang Tajam
§ Gunakan alat bedah atau alat tajam lainnya dengan sangat berhati-hati.
Jangan melakukan pemotongan suatu benda mengarah keluar, potong dengan arah
mendekati tubuh Anda.
§ Segera beritahu guru Anda bila ada yang terluka atau terpotong saat bekerja
di laboratorium.
h. Keselamatan Kerja dalam Menggunakan Spesimen Hewan atau Tumbuhan
§ Jangan lakukan percobaan yang dapat menyebabkan sakit, tidak nyaman, atau
berbahaya terhadap hewan yang akan dijadikan bahan percobaan.
§ Hewan digunakan apabila benar-benar diperlukan.
§ Jika Anda mengetahui bahwa Anda alergi terhadap tumbuhan tertentu, jamur,
atau hewan, beritahukan guru sebelum melakukan kegiatan yang menggunakan
spesimen tersebut.
§ Selama kerja lapangan, lindungi kulit Anda dengan menggunakan celana
panjang, baju berlengan panjang, kaus kaki, dan sepatu penutup. Ketahui
terlebih dahulu bagaimana mengenali tumbuhan atau jamur beracun di tempat Anda
berada, hindari sentuhan langsung dengan spesimen tersebut.
§ Jangan memakan bagian tumbuhan atau jamur apapun sebelum teridentifikasi.
33.
Bagaimana cara menanggulangi
terjadinya kecelakaan di laboratorium
Jawab:
a. Luka bakar akibat zat
kimia
Terkena larutan asam
kulit segera dihapuskan dengan kapas atau lap halus
dicuci dengan air mengalir sebanyak-banyaknya
Selanjutnya cuci dengan 1% Na2CO3
kemudian cuci lagi dengan air
Keringkan dan olesi dengan salep levertran.
b. Terkena logam natrium atau kalium
Logam yang nempel segera diambil
Kulit dicuci dengan air mengalir kira-kira selama 15-20 menit
Netralkan dengan larutan 1% asam asetat
Dikeringkan dan olesi dengan salep levertran atau luka ditutup dengan kapas steril atau kapas yang telah dibasahi asam pikrat.
c. Terkena bromin
Segera dicuci dengan larutan amonia encer
Luka tersebut ditutup dengan pasta Na2CO3.
d. Terkena phospor
Kulit yang terkena segera dicuci dengan air sebanyak-banyaknya
Kemudian cuci dengan larutan 3% CuSO4.
e. Luka bakar akibat benda panas
Diolesi dengan salep minyak ikan atau levertran
Mencelupkan ke dalam air es secepat mungkin atau dikompres sampai rasa nyeri agak berkurang
f. Luka pada mata
Terkena percikan larutan asam
• Jika terkena percikan asam encer,
• Mata dapat dicuci dengan air bersih kira-kira 15 menit terus-menerus
• Dicuci dengan larutan 1% Na2C3
Terkena percikan larutan basa
• Dicuci dengan air bersih kira-kira 15 menit terus-menerus
• Dicuci dengan larutan 1% asam borat dengan gelas pencuci mata
g. Keracunan
Keracunan zat melalui pernafasan
Akibat zat kimia karena menghirup Cl2, HCl, SO2, NO2, formaldehid, amonia
• Menghindarkan korban dari lingkungan zat tersebut, kemudian pindahkan korban ke tempat yang berudara segar
• Jika korban tidak bernafas, segera berikan pernafasan buatan dengan cara menekan bagian dada atau pemberian pernafasan buatan dari mulut ke mulut korban
Terkena larutan asam
kulit segera dihapuskan dengan kapas atau lap halus
dicuci dengan air mengalir sebanyak-banyaknya
Selanjutnya cuci dengan 1% Na2CO3
kemudian cuci lagi dengan air
Keringkan dan olesi dengan salep levertran.
b. Terkena logam natrium atau kalium
Logam yang nempel segera diambil
Kulit dicuci dengan air mengalir kira-kira selama 15-20 menit
Netralkan dengan larutan 1% asam asetat
Dikeringkan dan olesi dengan salep levertran atau luka ditutup dengan kapas steril atau kapas yang telah dibasahi asam pikrat.
c. Terkena bromin
Segera dicuci dengan larutan amonia encer
Luka tersebut ditutup dengan pasta Na2CO3.
d. Terkena phospor
Kulit yang terkena segera dicuci dengan air sebanyak-banyaknya
Kemudian cuci dengan larutan 3% CuSO4.
e. Luka bakar akibat benda panas
Diolesi dengan salep minyak ikan atau levertran
Mencelupkan ke dalam air es secepat mungkin atau dikompres sampai rasa nyeri agak berkurang
f. Luka pada mata
Terkena percikan larutan asam
• Jika terkena percikan asam encer,
• Mata dapat dicuci dengan air bersih kira-kira 15 menit terus-menerus
• Dicuci dengan larutan 1% Na2C3
Terkena percikan larutan basa
• Dicuci dengan air bersih kira-kira 15 menit terus-menerus
• Dicuci dengan larutan 1% asam borat dengan gelas pencuci mata
g. Keracunan
Keracunan zat melalui pernafasan
Akibat zat kimia karena menghirup Cl2, HCl, SO2, NO2, formaldehid, amonia
• Menghindarkan korban dari lingkungan zat tersebut, kemudian pindahkan korban ke tempat yang berudara segar
• Jika korban tidak bernafas, segera berikan pernafasan buatan dengan cara menekan bagian dada atau pemberian pernafasan buatan dari mulut ke mulut korban
UJI KOMPETENSI 1 (HAL 25-27)
1. Pengertian biologi yang benar adalah . . . .
a. Ilmu yang menjelaskan arti keseimbangan alam
b. Ilmu yang mempelajari hubungan antara produsen dan konsumen
c. Ilmu yang mempelajari makhluk hidup
d. Ilmu yang mempelajari semua makhluk hidup, benda tak hidup di Bumi
e. Ilmu yang mempelajari jaring-jaring kehidupan
JAWABAN :
c. ilmu yang mempelajari makhluk hidup
ALASAN :
Biologi adalah ilmu yang mepelajari makhluk hidup. Di biologi akan meneliti makhluk
hidup yang ada di masa kini ataupun di masa lapau.
2. Penyakit flu burung ada hubungannya dengan cabang ilmu biologi dibawah ini . . . .
a. Virologi dan bakteriologi
b. Virologi dan immunologi
c. Virologi dan parasitologi
d. Virologi dan sanitasi
e. Parasitologi dan sanitasi
JAWABAN :
b. virologi dan immunologi
ALASAN :
Virologi adalah ilmu yang mempelajari virus. Flu burung penyebab nya adalah virus,
sedangkan immunologi karena makhluk yang divaksinasi virus ini caranya dengan
menyuntikkan virus flu burung yang sudah dilemahkan atau dimatikan sehinga sistem imun
yang kuat.
3. Label berikut artinya adalah . . . .
a. Zat berbahaya jika basah
b. Zat beracun
c. Zat mudah terbakar
d. Zat mudah meledak
e. Zat mudah menguap
JAWABAN :
b. zat beracun
PENJELASAN :
Karena lambang tengkorak dan tulang merupakan lambang yang artinya beracun.
4. Penggunaan stem cell ( sel punca ) untuk terapi bagi penderita diabetes mellitus dilakukan
dengan memanfaatkan sifat pluripotensi sel punca. Terapi ini melibatkan cabang biologi dan
objek biologi . . . .
a. Toksikologi dan sel
b. Embriologi dan jaringan
c. Ekologi dan ekosistem
d. Histologi dan jaringan
e. Fisiologi dan organ
JAWABAN :
e. fisiologi dan organ
PENJELASAN :
Sel punca oleh para ahli didefinisikan sebagai sebuah sel tunggal yang bisa bereplikasi sendiri
menjadi sel sejenis atau berdeferensiasi menjadi sel yang berbeda, sehingga potensial untuk
meregenerasi sel-sel yang rusak. Cabang biologi yang mengkaji adalah fisiologi karena
melibatkan cara kerja/funsi pankreas. Pankreas merupakan tingkat organisasi organ ogan.
5. Saat anda menemukan pembahasan mengenai fungsi stolon pada tumbuhan, berarti anda
sedang mempelajari organisasi kehidupan tingkat . . . .
a. Molekul
b. Sel
c. Jaringan
d. Organ
e. Individu
JAWABAN :
d. organ
PENJELASAN :
Karena geragih merupakan batang menjalar dipermmukaan tanah untuk reproduksi
vegetatif.
6. Di suatu habitat dan waktu yang sama terdapat dua ekor gajah Sumatera. Dua ekor gajah
tersebut dikategorikan dalam . . . .
a. Individu
b. Populasi
c. Komunitas
d. Ekosistem
e. Biosfer
JAWABAN :
b. populasi
PENJELASAN :
Populasi adalah sekumpulan individu dgn cirri cirri yg sama dan memiliki kemampuan
bereproduksi diantara sesamanya
7. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam metode ilmiah
1) Rumusan masalah
2) Eksperimen
3) Observasi
4) Analisis data
5) Merumuskan hipotesis
6) Publikasi
Urutan yang benar adalah . . . .
a. 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
b. 1 – 3 – 4 – 2 – 5 – 6
c. 1 – 3 – 5 – 2 – 4 – 6
d. 1 – 5 – 3 – 2 – 4 – 6
e. 1 – 5 – 3 – 4 – 2 – 6
JAWABAN :
C. 1 – 3 – 5 - 2 - 4 - 6
PENJELASAN :
Langkah-langkah yang dilakukan dalam metode ilmiah, yaitu :
1) Merumuskan masalah
2) Mengumpulkan data ( observasi )
3) Menentuan dugaan sementara ( hipotesis )
4) Melakukan penelitian atau eksperimen
5) Mengumpulkan data dari eksperimen
6) Menjawab pertanyaan yang dimasalahkan berdasarkan data yang diperoleh dalam
eksperimen
7) Mengulang kembai eksperimen
8. Kloning “Dolly” merupakan bioteknologi yang bekerja pada tingkat . . . .
a. Molekul
b. Sel
c. Jaringan
d. Individu
e. Populasi
JAWABAN :
b. sel
PENJELASAAN :
kloning dolly dilakukan dengan cara mengeluarkan inti sel ovum dan menggantinya
dengan inti sel somatik. Keduanya disatukan dengan bantuan sengatan listrik pada tegangan
tertentu. Setelah keduanya menyatu, maka akan terbentuk zigot dan sesegera mungkin ditanam
kembali kerahim asal dari sel ovum
9. Suatu percobaan biasanya dimulai dengan adanya . . . .
a. Tanya jawab
b. Kesimpulan
c. Diskusi
d. Masalah
e. Hipotesis
JAWABAN :
e. hipotesis
PENJELASAN :
Suatu percobaan diwali dengan hipotesis (dugaan sementara )
10. Bioma ini terdapat didaerah yang iklimnya memiliki 4 musim. Bioma itu adalah . . . .
a. Hutan konifer
b. Hutan desidous
c. Hutan hujan tropis
d. Taiga
e. Tundra
JAWABAN :
d. taiga
PENJELASAN :
Bioma taiga merupakan bioma terluas dari bioma-bioma lain yang ada dibumi.
Ciri-ciri taiga yaitu mempunyai 4 musim yaitu musim dingin yang cukup panjang,
musim kemarau yang singkat, musim gugur, dan musim semi.
11. Survei kepustakaan dalam penilitian ilmiah berguna untuk . . . .
a. Menarik kesimpulan
b. Menganalisis data eksperimen
c. Menjawab masalah
d. Membuat hipotesis
e. Melakukan eksperimen
JAWABAN :
b. manganalisi data eksperimen
PENJELASAN :
Semua gejala yang terjadi selama eksperimen diamati secara teliti dan dicatat
dengan hati-hati untuk survei kepustakaan dalam penelitian ilmiah.
12. Charles Laveran secara tekun dan terus menerus memeriksa darah penderita penyakit
malaria, akhirnya menemukan badan aneh berbentuk cincin. Badan aneh tersebut
diperkirakan ada hubungannya dengan penyakit malaria. Perkiraan ini merupakan hasil dari .
. . .
a. Observasi
b. Suatu teori
c. Suatu hipotesis
d. Penelitian
e. Eksperimen
JAWABAN :
c. suatu hipotesis
PENJELASAN :
Hipotesis adalah dugaan sementara atas masalah yang dirumuskan dugaan yang
dikemukakan harus berdasarkan data atau fakta yang dikumpulkan
13. Kemampuan seorang peneliti untuk mempresentasikan hasil temuannya adalah kemampuan
untuk . . . .
a. Menganalisis
b. Mengaplikasikan
c. Mengomunikasikan
d. Berinteraksi
e. Meramalkan
JAWABAN :
c. mengomukasikan
PENJELASAN :
Kemampuan seorang peneliti untuk mempresentasikan hasil temuannya adalah
mengomunikasikan hasil peneliti yang sudah didapatkan.
14. Di Indonesia menjelang musim kemarau sering muncul endemik Demam Berdarah (DB).
Dalam organisasi biologi, DB termasuk objek permasalahan biologi tingkat . . . .
a. Molekuler
b. Sel
c. Sistem organ
d. Organ
e. Jaringan
JAWABAN :
c. sistem organ
PENJELASAN :
DB termasuk objek permasalahan biologi tingkat sistem organ karena adanya infeksi
pada organ mata sehingga menyebabkan penglihatan teganggu.
15. Hasil penelitian merupakan upaya untuk membuktikan kebenaran . . . .
a. Teori
b. Hukum
c. Dalil
d. Hipotesis
e. Ilmu
JAWABAN :
d. hipotesis
PENJELASAN :
Hasil penelitian merupakan upaya untuk membuktikan kebenaran hipotesis karena
hipotesis adalah jawaban sementara atau jawaban yang masih di duga-duga dan harus
dibuktikan kebenarannya.
16. Seorang siswa ingin meneliti pengaruh cahaya terhadap kecepatan pertumbuhan kecambah,
maka yang ditetapkan sebagai variabel bebasnya adalah . . . .
a. Jumlah biji yang ditanam
b. Medium tanam yang digunakan
c. Ukuran biji yang ditanam
d. Waktu penyiraman
e. Intensitas cahaya
JAWABAN :
c. uukuran biji ditanam
PENJELASAN :
Pengaruh cahaya terhadap kecepatan pertumbuhaan tanaman, maka yang
digunakan sebagai variabel adalah ukuran dan volume
17. Ilmu pengetahuan akan terhenti perkembangannya jika tanpa . . . .
a. Mahasiswa
b. Rasa ingin tahu
c. Solidaritas manusia
d. Guru
e. Siswa
JAWABAN :
b. rasa ingin tahu
PENJELASAN :
Perkembangan akan terus berlanjut jika semakin besarnya rasa ingin tahu dan
begitupula sebaliknya
18. Kebakaran hutan yang sering terjadi di Indonesia merupakan contoh objek permasalahan
biologi tingkat . . . .
a. Populasi
b. Komunitas
c. Ekosistem
d. Bioma
e. Biosfer
JAWABAN :
c. ekosistem
PENJELASAN :
Kebakaran hutan adalah contoh permasalahan biologi menyangkut tentang alam
sekitar atau biasa disebut ekosistem
19. Dalam kerja ilmiah, ada upaya memberikan arti suatu fenomena berdasarkan pada
fenomena lainnya, yang disebut . . . .
a. Penggolongan
b. Menafsirkan
c. Memprakirakan
d. Meramalkan
e. Memprediksi
JAWABAN :
b. menafsirkan
PENJELASAN :
Menafsirkan adalah kemampuan dalam memberi arti suatu fenomena berdasarkan
fenomena lainnya.
20. Mekanisme gerakan otot yang dipelajari dalam fisiologi gerak juga melibatkan ilmu lain,
antara lain . . . .
a. Matematika dan fisika
b. Kimia dan matematika
c. Kimia dan fisika
d. Ekologi kimia dan statistik
e. Fisika dan geofisika
JAWABAN :
c. kimia dan fisika
3. DATA GAMBAR(TABEL)
No
|
Hal
|
Keterangan
|
|||
Gambar
|
1.1
|
7
|
Ilmuwan bekerja dengan menggunakan metode ilmiah
|
||
1.2
|
9
|
Ruang lingkup biologi
|
|||
1.3
|
10
|
Organ daun tersusun atas berbagai jaringan yang saling
berkolaborasi menyusun suat fungfsi tertentu
|
|||
1.4
|
11
|
Tumbuhan tersusun atas berbagai
organ
|
|||
1.5
|
12
|
System perderan darah tersusun atas
organ organ peredaran daraj
|
|||
1.6
|
12
|
Populasi sapi di suatu ekosistem
padang rumput
|
|||
1.7
|
13
|
Suatu komunitaspadnag rumput
terdiri atas beberapa populasi di dalamnya
|
|||
1.8
|
13
|
Rantai makanan pada ekosistem
sawah
|
|||
1.9
|
14
|
Pada jarring jarring makan ini,
padi berfungsi sebagai produsen dan hewan berfungsi sebagai konsumen.
|
|||
1.10
|
15
|
Bermacam bioma yang dapat di
temukan di bumi
a.
Padang rumput
b.
Hiutan huujan tropis
c.
Gurun atau padang pasir
d.
Taiga
e.
Hutan gugur
|
|||
1.11
|
16
|
Observasi merupakan salah satu cara
mempelajari objek biologi
|
|||
1.12
|
17
|
Tunas tumbuh di media agar nutrisi
melalui teknik kultur jaringan yang bermanfaat untuk pembibittan dalambidan
pertanian
|
|||
1.13
|
17
|
Inseminasi buatan yang dilakukan
pada sapi. Inseminasi buatan ini dilakukan untuk mempermudah proses
perkawinan pada sapi. Dengfan cara ini kita dapat memilih bibit unggul tanpa
perlu mendtangakan penjatan unggulnya
|
|||
1.14
|
18
|
Aplikasi dari ilmu biologi
dalamkehidapan seperti :
a.
Vaksin
b.
Penyuntikan sel sperma
kedalam sel telur secara manual ( vertiliasai entripto)
c.
Roti dan keju merupakan makana hasil proses bioteknologi
dengan memanfaatkan mikroorganisme
|
|||
1.15
|
19
|
Simbol symbol yg tertera pada label
zat kimia dan peraturan dalma laboraturium
|
|||
1.16
|
20
|
Aturan berpakaian yang baik saat
bekerja di labotorium
|
|||
1.17
|
20
|
Beberapa perlatan labotorium.
a.
Mikropipette
b.
Mikroskop
c.
Autoclave
|
|||
21
|
Bunsen, alat pembakar
yangdigubnakan di labotorium
|
||||
1.19
|
21
|
Gunakan micropipette saaat
memindahkan bahan kimia ketempat lain
|
|||
1.20
|
21
|
Berbagai macam alat benah,
(DISSECTING KIT)yang digunakan dalam pratikum biologi
|
|||
1.21
|
24
|
Kotak P3K digunakan sebagai sarana
pertolongan pertama pada kecelakaan
|
4. DATA GAMBAR (PRESENTASI)

Komentar
Posting Komentar